Cara Menjadi  Pengusaha Startup yang Tangguh

0
201
bisnis startup

Pengusaha merupakan darahnya kehidupan ekonomi. Para pengusaha bergerak melakukan aksinya mulai dari toko kelontong kecil hingga startup digital. Tidak peduli apa ukuran  dan ruang lingkupnya, ada mereka adalah pengusaha di balik semua bisnis dan instansi swasta di negara ini.

Tetapi tak semua pengusaha sukses, ada beberapa yang gagal. Dimana 50% dari mereka tak bisa melewati lima tahun. Menurut catatan dari majalah Fortune, sembilan dari sepuluh startup akhirnya jatuh. Mungkin fenomena ini bisa mengecilkan hati Anda dan menghilangkan cita-cita berwirausaha.

Dengan hasrat yang tulus, kerja keras, ide yang hebat, dan kemampuan belajar, siapapun dapat membangun bisnis dan menjadi sukses. Beberapa cara yang dapat membantu orang yang ingin menjadi pengusaha menjadi sukses:

Menemukan Industri yang tepat untuk Anda

Langkah pertama yang paling jelas adalah menemukan niche tertentu. Banyak orang yang menjadi pengusaha tetapi mereka tak tahu industri yang ia geluti. Niche akan menjadi sesuatu yang telah berhasil atau mungkin memiliki pemahaman yang baik. Pengalaman saat ini adalah tempat yang tepat untuk memulai mencari ciri khas atau niche.

Agar sukses bertubi-tubi dalam kurun waktu tertentu maka Anda harus mencintai apa yang saat ini dilakukan. Uang bukan pendorong yang cukup dominan untuk membangun startup. Anda membutuhkan lebih dari uang untuk mencapai tujuan.

Meneliti pasar saat ini

Anda harus melihat dan meneliti pasar saat ini, menganalisa area untuk permintaan dan kebutuhan. Menemukan  jawaban untuk pertanyaan yang mungkin Anda tak tahu, dan banyak lagi yang penting untuk kesuksesan jangka panjang.

Berlatih setiap saat

Ada mitos dalam budaya populer yang mengatakan bahwa pengusaha sukses dan mandiri tak pernah lulus dari perguruan  tinggi. Namun itu tak ada hubungannya. Menurut sebuah tim  riset, lebih dari 95% pengusaha di industri  dengan pertumbuhan tinggi setidaknya memerkerjakan para sarjana.

Baca Juga :  Cara Membelanjakan Hasil Kerja Sampingan

Membuat skala startup

Banyak pengusaha yang bercita-cita tinggi berpikir bahwa pertumbuhan yang cepat adalah tanda startup sukses. Padahal sebagian besar usaha dibangun  secara perlahan, selama bertahun-tahun. Kapan saja pengusaha akan membangun secara berkesinambungan perlahan, terukur, dan merangkak ke depan.

Dengan perlahan memungkinkan  untuk belajar dan melakukan penyesuaian sebelum terjun dalam bisnis yang sesungguhnya. Menghadapi situasi baru memberikan pelajaran kewirausahaan. Dalam beberapa kasus pengusaha aka mempertahankan pekerjaan harian mereka sambil membangun bisnis di waktu luangnya.

Pilih mentor bisnis

Mentor startup adalah profesional bisnis berpengalaman yang memberikan saran, panduan, dan dukungan saat perilisan dan pemeliharaan selama penskalaan usaha startup. Memiliki seorang mentor akan meningkatkan kinerja bisnis, dan meningkatkan peluang keberhasilan.

Anda akan melihat begaimana sang mentor bertindak spontan terhubung dengan pelaku bisnis dan pelanggan. Mungkin Anda memiliki teknik yang baik tapi mungkin perlu mempelajari kebiasaan sang mentor ketika berperilaku dan mengambil keputusan.

Membuat rencana bisnis

Setelah seseorang memiliki ide untuk usaha melakukan penelitian, perencanaan, dan orang perlu menulis rencana bisnis. Ini harus menguraikan tujuan bisnis utama untuk tiga hingga lima tahun ke depan, strategi bagaimana tujuan-tujuan ini dapat dipenuhi, jadwal yang diharapkan dipenuhi oleh tujuan-tujuan ini, persyaratan untuk menjalankan operasi sehari-hari, dan  membuat keputusan bisnis.

Urutkan keuangan bisnis Anda

Semua usaha memerlukan modal awal, cukup uang untuk mendirikan startup dan menutup biaya operasional sampai usaha mulai menghasilkan keuntungan atau meningkatkan investasi.

Menjadi seorang wirausahawan tidak pernah mudah, tetapi mungkin tidak berisiko seperti yang dipikirkan banyak orang. Ini termasuk hari-hari yang panjang, akhir pekan kerja, dan berurusan dengan berbagai hal yang tak diketahui yang membuat kebanyakan orang berhenti sebelum memulai. Risiko sering menjadi alasan utama mengapa orang menghindari menjadi pengusaha ketika dikelola dengan tepat, menjadi pengusaha sebenarnya bisa menjadi salah satu karir yang menarik.