Terus Belajar Agar Tidak Tergilas Zaman

0
181
belajar terus

Sejarah terus bergerak, tidak ada yang diam, semuanya berubah. Dulu manusia hidup nomaden, dari satu gua ke gua lain berburu makanan. Manusia yang tidak bisa mengikuti zamanya, maka akan tersingkir. Kemudian zaman bergerak, manusia sudah tidak lagi hidup nomaden dari ruang ke ruang. Tubuh yang tidak kuat untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain akan tergilas.

Zaman terus bergerak, meninggalkan gaya hidup nomaden. Manusia memilih untuk memiliki tempat tinggal, berburu masih di lakukan tapi tidak sering, manusia sudah bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Masa bercocok tanam terus berlangsung, dan hadirlah revolusi industri yang ditandai dengan hadirnya mesin-mesin yang mampu memproduksi secara cepat. Produk-produk pertanian kemudian diolah oleh  industri, lahirlah produk macam roti.

Pekerjaan mengolah produk pertanian di industri membutuhkan tenaga manusia, dan lahirlah buruh atau nama sopannya karyawan. Bagi yang tidak bisa mengikuti gerak zaman industri dengan segala ketrampilan yang dibutuhkan, maka akan tergilas.

Toh, kehidupan terus bergerak memasuki zaman pertanian dan industri. Lahir mesin-mesin baru yang  membantu sebagian manusia dan mengantikan tenaga manusia. Zaman dulu sawah diolah dengan kerbau dan kemudian muncul traktor.

Lahirnya traktor membantu pekerjaan petani lebih cepat, namun disisi lain pemilik kerbau kehilangan pekerjaannya. Selalu ada yang tergilas dan menang dalam setiap zaman.  Kuncinya, agar tidak tergilas adalah selalu belajar ketrampilan-ketrampilan baru.

Kini lahir zaman online. Alat pembayaran online, ojek online, belanja online, pesan makan online. Tinggal pencet tombol, apa saja yang kita inginkan langsung datang. Agar tidak tergilas di zaman serba online, maka tindakan yang bisa diambil adalah belajar ketrampilan-ketrampilan baru yang bisa mengikuti zaman online. Tanpa belajar, maka peluang tergilas akan lebih besar.