Keuntungan Dan Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Saham

0
1392
bisnis saham

Saham adalah surat berharga yang menunjukkan bagian kepemilikan atas suatu perusahaan dimana saham yang dimiliki tersebut berada. Seseorang yang membeli saham berarti telah memiliki hak kepemilikan atas perusahaan tersebut. Lalu apa saja keuntungan yang akan diperoleh dengan melakukan bisnis ini, apa saja yang perlu diperhatikan sebelum memulainya dan apa saja jenis bisnis saham ini? Berikut ini penjelasan singkatnya.

Keuntungan Bisnis Saham

Sebagai suatu bisnis yang semakin populer di masa sekarang, bisnis saham tentu tidak lepas dari keuntungan yang akan didapatkan seseorang ketika bergabung didalamnya. Dengan alasan itulah banyak orang yang ikut bergabung pada bisnis saham ini. Berikut ini beberapa keuntungan bisnis saham yang harus diketahui, diantaranya :

1. Memiliki Hak Untuk Ikut Serta Dalam RUPS

Sebagai salah satu pemegang di suatu perusahaan itu berarti seseorang memiliki hak untuk ikut dalam menentukan pemimpin perusahaan dan strategi perusahaan. Dalam hal ini pemegang saham memiliki hak untuk ikut serta dalam rapat umum pemegang saham yang diadakan oleh perusahaan.

2. Memiliki Hak Menerima Dividen

Keuntungan lain dari bisnis saham adalah seseorang memiliki hak untuk menerima dividen. Semakin besar saham yang dimiliki maka peluang untuk mendapatkan dividen dengan total yang banyak juga semakin besar. Dividen akan dibagikan jika perusahaan mengalami keuntungan dan mayoritas setuju pada rapat umum pemegang saham.

3.Mendapat Gain Dari Selisih Untung

Saham akan selalu mengalami kenaikan apabila suatu perusahaan mengalami kenaikan dari waktu ke waktu. Kondisi ini seringkali digunakan oleh trade untuk menjual saham dengan harga yang lebih tinggi dari sebelumnya. Dengan fakta tersebut maka seseorang akan menerima gain yaitu selisih untung dari harga saham yang sebelumnya dibeli ketika dijual kembali.

Baca Juga :  Bisnis Modal Kecil Berbasis Internet

Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Saham

Meskipun akan mendapatkan keuntungan, namun tetap harus memperhatikan beberapa hal sebelum akhirnya terjun pada bisnis saham ini. Hal ini sangat penting apalagi bagi pemula yang baru pertama kali akan memulai bisnis ini. Beberapa hal yang penting dan harus diperhatikan sebelum memulai bisnis saham, diantaranya:

  • Mempelajari terlebih dahulu mengenai saham. Sebelum memulai tentu harus tahu terlebih dahulu mengenai saham, bagaimana sistem dalam menjalankan bisnisnya, pembagian keuntungan maupun resiko yang akan didapatkan. Semua harus dipertimbangkan secara matang sebelum akhirnya turun langsung ke dalam bisnis ini.
  • Mencari tahu keuntungan yang diperoleh dari bisnis saham. Bisnis tentu dilakukan karena mampu mendatangkan keuntungan. Hal itulah yang mendorong semakin banyak orang menjadi investor pada suatu perusahaan. Cari tahulah mengenai penghitungan keuntungan yang akan diperoleh dan strategi yang harus dikuasai agar keuntungan bisa terus konsisten dan stabil.
  • Tentukan tujuan yang ingin dicapai. Setiap orang pasti memiliki tujuan pribadi dalam melakukan segala sesuatu. Tentukan terlebih dahulu tujuan yang ingin dicapai agar ke depannya bisa menyusun langkah yang tepat untuk mencapainya.
  • Menetapkan target yang diraih. Dalam hal ini seseorang harus menetapkan terlebih dahulu keuntungan yang ingin dicapai saat return.
  • Berapa lama ingin berinvestasi. Investasi sendiri terdiri dari investasi jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek berarti seseorang harus bisa memilih waktu yang tepat untuk membeli dan menjual kembali saham. Sedangkan jangka panjang lebih memfokuskan pada saham yang akan dibeli dan dijual, yang tentunya akan memberikan keuntungan untuk jangka panjang.

Macam-Macam Bisnis Saham

Saham terdiri dari beberapa macam atau jenis. Hal itu diklasifikasikan berdasarkan prefensinya, cara peralihannya dan kinerja perdagangan. Berikut ini macam-macam bisnis saham, diantaranya :

Baca Juga :  Macam-Macam Bisnis Yang Cocok Untuk Mahasiswa Dan Keuntungan

1. Berdasarkan Preferensinya

Salah satu jenis bisnis saham adalah menurut preferensinya. Ada 2 jenis yaitu saham biasa/common stock dan saham preferen/preferred stock. Pada common stock para pemegang saham akan mempunyai hak suara dalam RUPS. Jenis saham ini paling banyak digunakan karena pemilik saham akan menerima dividen jika perusahaan mendapat laba. Selain itu jika perusahaan mengalami dilikuidasi maka pemegang saham mendapat hak atas sisa aset perusahaan setelah melunasi pada pihak lain.

Sedangkan preferred stock pemegang saham memiliki hak istimewa dalam pembayaran dividen. Perusahaan yang dilikuidasi maka aset akan diberikan terlebih dahulu pada pemegang saham preferred. Dividen bersifat kumulatif yaitu memiliki beberapa tingkatan, bisa ditukar menjadi saham biasa dan jumlahnya telah ditetapkan sebelumnya. Namun pemegang saham ini tidak memiliki hak suara dalam RUPS.

Preferred stock dibagi menjadi 2 yaitu partisipasi dan nonkumulatif. Jenis saham preferen partisipasi adalah jenis saham preferen yang membagi dividen kepada pemegang saham. Sedangkan saham preferen nonkumulatif tidak mempunyai hak untuk mendapatkan dividen yang belum dibayar di tahun sebelumnya.

2. Berdasarkan Cara Pengalihan

Berdasarkan cara pengalihan, jenis bisnis saham dibagi menjadi 2 yaitu saham atas unjuk/bearer stocks dan saham atas nama/registered stocks. Pada bearer stocks secara fisik tidak tertulis nama pemiliknya. Tujuannya agar saham pada perusahaan mudah untuk dipindahtangankan dari satu investor ke investor lain. Pemegang saham juga berhak untuk mengikuti RUPS.

Registered stocks merupakan kebalikan dari bearer stocks yaitu ada nama pemilik dengan jelas pada lembar saham yang dimiliki. Selain itu peralihan kepemilikan juga harus melalui prosedur tertentu. Dengan begitu maka bisa dipertanggungjawabkan dengan baik dari pihak perusahaan maupun pemegang saham itu sendiri.

Baca Juga :  Informasi Seputar Bisnis Online Terpercaya Bagi Pemula

3. Berdasarkan Kinerja Perdagangan

Jenis bisnis saham berdasarkan kinerja perdagangan dibagi menjadi 5 yaitu blue chip stocks, income stocks, growth stocks, speculative stocks dan counter cyclical stocks. Saham blue chips adalah jenis saham yang berasal dari perusahaan dengan reputasi sangat baik dan sebagai petinggi di industrinya. Selain itu blue chip stocks juga memiliki pendapatan yang bersifat stabil dan konsisten dalam melakukan pembayaran dividen sehingga banyak diburu oleh investor. Sistem saham ini hampir sama dengan growth stocks.

Pada income stocks mampu membayar dividen lebih tinggi dari rata-rata dividen yang dibayar pada tahun sebelumnya. Selain itu mampu menciptakan pendapatan yang lebih tinggi dan membagi dividen tunai secara teratur. Sedangkan untuk speculative stocks berpotensi menghasilkan laba tinggi di waktu yang akan datang, namun tidak bisa memperoleh penghasilan secara konsisten dari tahun ke tahun.

Terakhir adalah counter cyclical stocks. Saham ini lebih stabil dan tidak terpengaruh oleh ekonomi makro yang mengalami penurunan maupun kenaikan secara umum. Untuk itulah para investor juga banyak memilih jenis saham ini dengan alasan tersebut.

Itulah penjelasan singkat mengenai keuntungan, hal yang harus diperhatikan sebelum memulai bisnis dan macam-macam bisnis saham yang bisa dijadikan referensi. Hal yang paling utama tentu saja seseorang harus memiliki modal yang cukup untuk bisa membeli saham pada perusahaan yang diincar dan berpotensi memberikan banyak keuntungan.

Semakin besar modal yang dimiliki maka semakin besar pula saham yang didapatkan di perusahaan tersebut. Tidak hanya sebagai pemegang saham, bahkan seseorang sudah menjadi salah satu pemilik dari perusahaan tersebut dengan membeli sahamnya.