Cara Memilih Dan Contoh Usaha Sampingan Yang Cocok Bagi Karyawan

0
150
usaha sampingan

Penghasilan utama sebagai karyawan seringkali masih kurang untuk mencukupi kebutuhan hidup. Tak heran jika kemudian banyak yang melirik usaha sampingan guna memperoleh penghasilan tambahan. Selain karena faktor ekonomi melakukan usaha ‘sampingan’ untuk karyawan juga dianggap sebagai investasi hari tua saat sudah pensiun. Bahkan tak jarang yang melakukannya karena merasa hal tersebut adalah passionnya.

Ada berbagai usaha yang dapat dijadikan sampingan oleh para karyawan. Berbagai jenis usaha ini tentu dapat menghasilkan pendapatan tambahan. Selain itu juga dapat memberikan tantangan baru bagi para pelaku usahanya. Hanya saja haru ada beberapa hal yang diperhatikan saat akan memilih usaha pendamping. Seputar hal tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam tulisan ini.

Cara Memilih Usaha Sampingan Untuk Karyawan

Sebelum membahas lebih lanjut terkait usaha apa yang dapat digeluti oleh para karyawan sekarang saatnya membahas tentang cara memilih usaha yang cocok. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memilih usaha yang cocok untuk karyawan. Pastinya semuanya dengan mempertimbangkan beberapa hal, berikut ini adalah beberapa di antaranya.

1. Pilih Usaha Yang Tidak Mengganggu Jam Kerja

Hal yang pertama harus dipastikan saat akan memilih usaha sampingan adalah kesesuaiannya dengan jam kerja. Pastikan jika usaha yang dimiliki tidak akan mengganggu jam kerja untuk ke depannya. Ini penting, pasalnya jika mengganggu jam kerja tentu kedua hal tersebut malah akan saling berbenturan, sehingga tidak memiliki hasil yang maksimal.

Memang pelaku bisnis juga harus memahami pentingnya pembagian waktu yang tepat. Jangan sampai karena berjalannya bisnis justru membuat pekerjaan utama menjadi keteteran. Sebaliknya bisnis juga harus tetap dikerjakan dengan baik agar nantinya dapat berkembang maksimal. Atur waktu dengan baik untuk memperoleh hasil terbaik dari keduanya.

2. Jangan Lupakan Urusan Kebutuhan Bisnis

Setiap bisnis pasti memiliki kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi saat memulainya. Pastikan jika bisnis yang dijalankan memiliki kebutuhan yang mampu dipenuhi dengan baik. Untuk itu pertimbangkan masing-masing kebutuhan bisnis yang akan digeluti. Jangan sampai memaksakan membangun bisnis yang tidak dapat disiapkan dengan baik karena kebutuhan awal tidak dapat terpenuhi dengan baik.

Baca Juga :  Ingin Memulai Bisnis Online Shop Tanpa Modal? Ini Yang Harus Dilakukan

Lakukan pendataan kebutuhan bisnis yang akan digunakan nantinya dari pendataan tersebut mulailah susun rencana untuk memenuhi masing-masing kebutuhan. Ini nanti akan berkaitan dengan poin bahasan ke tiga, yaitu poin modal. Pasalnya kebutuhan bisnis berkaitan erat dengan modal yang harus dikeluarkan.

3. Sesuai Modal Yang Dimiliki

Tadi kita sudah sedikit menyinggung masalah modal. Memang harus ada perhatian khusus terkait modal saat akan membuat bisnis. Pastikan jika bisnis tersebut sesuai dengan jumlah modal yang dimiliki. Jangan memaksakan menjalankan bisnis yang ternyata melampaui modal yang dimiliki. Apalagi jika ternyata perhitungan untung rugi masih dalam batas perhitungan kasar. Ini memiliki resiko yang tinggi.

Jika ingin memaksakan untuk menjalankan bisnis tersebut, tidak ada salahnya mulai memodifikasi bisnis sesuai dengan modal yang dimiliki. Hal tersebut dapat menjadi salah satu cara bagi pelaku bisnis yang memiliki modal terbatas. Memaksakan diri untuk membangun bisnis dengan modal yang di luar kemampuan tentu memiliki banyak resiko. Untuk itu baiknya pertimbangkan matang-matang terkait hal tersebut.

4. Pilih Yang Cocok Dengan Lingkungan Yang Sedang Digeluti

Selanjutnya dalam memilih usaha sampingan baiknya sesuaikan dengan lingkungan yang sedang digeluti. Ini dapat membantu untuk mengembangkan usaha, selain itu juga dapat membantu untuk membuat promosi dapat berjalan dengan lebih mudah. Ini karena pelaku usaha dapat menjadikan lingkungannya sebagai target bisnis.

Tentunya kedekatan yang terbangun dengan lingkungan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mulai melakukan promosi dan juga tes pasar. Tak ada salahnya mulai melakukan promosi dari kawan-kawan yang ada di lingkungan terdekat terlebih dahulu. Itulah salah satu hal yang membuat bisnis yang cocok dengan lingkungan sekitar baik untuk dipertimbangkan.

Baca Juga :  Peluang Usaha Modal Kecil Yang Menjanjikan Menurut Wilayah Tempat Tinggal

5. Pertimbangkan Masalah Kondisi Pasar

Jika tadi kita sudah membahas terkai dengan bisnis yang sedang digeluti, sekarang saatnya membahas terkait dengan kondisi pasar. Perhatian terkait kondisi pasar diperlukan bagi pihak-pihak yang akan membangun bisnis. Kondisi pasar ini penting untuk perkembangan bisnis ke depannya. Pengamatan kondisi pasar diperlukan untuk menjaga agar ditemukan langkah yang tepat untuk mengembangkan bisnis ke depannya.

Lakukan pengamatan tidak hanya pada saat awal membangun bisnis saja, namun baiknya dilakukan pengamatan secara berkala. Ini penting untuk terus memberikan inovasi produk yang sesuai dengan kondisi pasar. Jadi produk tidak akan ketinggalan zaman dan selalu memberikan hal-hal baru. Inilah yang kemudian dapat membuat pelanggan menjadi ‘betah’ dan tidak berpindah hati.

Contoh Ide Usaha Sampingan Yang Cocok Untuk Karyawan

Kita sudah banyak membahas tentang hal-hal yang perlu dipertimbangkan saat akan memilih bisnis sampingan. Selanjutnya akan dibahas terkait beberapa usaha sampingan yang cocok untuk digeluit  karyawan. Ada usaha apa saja sebenarnya? Berikut ini adalah beberapa di antaranya.

1. Budidaya Ikan

Usaha pertama yang direkomendasikan menjadi sampingan untuk para karyawan adalah budidaya ikan. Memang usaha budidaya ikan saat ini menjadi salah satu usaha yang banyak digeluti berbagai kalangan. Tak hanya menjanjikan keuntungan yang lumayan, usaha tersebut juga cocok dijadikan usaha ‘sampingan’. Ini dapat menjadi pilihan yang baik bagi para karyawan yang sedang mencari inspirasi bisnis.

Untuk mulai melakukan bisnis ikan perlu dipahami lebih dahulu tentang cara-cara memulai bisnis budidaya ikan. Cara-cara memulai bisnis budidaya ikan sendiri dapat ditemukan baik melalui internet, buku hingga menanyakan langsung pada pihak yang lama bergelut di budidaya ikan. Pelajari dengan baik terkait dengan budidaya ikan sebelum mulai menjalankan bisnis ini.

Baca Juga :  Bisnis Dropship, Bisnis Yang Tidak Ada Matinya

2. Membuka Toko Online

Menjamurnya media sosial rupanya dibarengi dengan menjamurnya beragam toko online. Ini tentu tak mengherankan mengingat berbagai media sosial ini dapat menjadi ruang ‘display’ online dari produk para penjualnya. Toko online memang memiliki beragam kelebihan, salah satunya adalah kemudahannya untuk diakses, selain itu juga kemampuannya untuk dibuka di mana saja.

Rupanya selain menguntungkan pelanggan, kedua hal tersebut juga menguntungkan penjualnya. Ini membuat toko online mampu menjadi alternatif bisnis terbaik yang dapat digeluti para karyawan. Untuk pilihan produknya sendiri dapat disesuaikan dengan berbagai pertimbangan yang ada.

3. Membuka Gerai Waralaba

Bagi yang memiliki modal lebih tak ada salahnya untuk memilih membuka gerai waralaba. Untuk setiap gerai waralaba harganya berbeda-beda tergantung dengan jenis gerai waralaba yang ditawarkan. Kelebihan dari adanya bisnis ini adalah pelakunya dapat membuka bisnis yang praktis. Pasalnya pihak pelaku bisnis tidak perlu menyiapkan berbagai kebutuhan untuk membuka gerai waralaba, karena sudah ada pihak yang menyiapkannya.

Selain alasan tersebut, biasanya gerai waralaba juga menyediakan pelatihan untuk para pekerja yang akan bekerja di gerai waralaba tersebut. Ini juga menjadi keuntungan baru bagi pihak yang akan membangun waralaba. Hanya saja perlu diingat jika bisnis waralaba juga membutuhkan modal yang tidak sedikit.

Sebenarnya masih ada banyak usaha sampingan yang dapat digeluti para karyawan. Ini tidak hanya menjadi pundi-pundi rupiah baru namun juga dapat menjadi ‘investasi’ untuk saat pensiun nantinya. Tentunya setiap bisnis yang digeluti baiknya disesuaikan dengan beberapa hal yang sudah di bahas di atas ya. Jadi setelah banyak membahas terkait bisnis sampingan untuk karyawan, sudah siap untuk memulainya?